Selasa, 22 Desember 2015

Cara Membuat Proposal Usaha

PROPOSAL USAHA


PENGELOLAAN USAHA DENGAN UNSUR-UNSUR MANAJEMEN (6M)
Dalam mengelola usaha, pelaku usaha dituntut mengelola usaha dengan menerapkan unsur-unsur manajemen (6M), yaitu:
1.      Man (Sumber Daya Manusia)
SDM adalah modal kedua setelah uang dalam menjalankan bisnis atau usaha. SDM meliputi tenaga kerja eksekutif dan tenaga kerja operatif. Tenaga kerja yang dapat mendukung jalannya usaha adalah tenaga kerja yang memiliki pengalaman, tidak mengandalkan birokrasi, tenaga kerja yang mandiri, dinamis, ulet, cepat tanggap, positive thinking, dan bersifat fleksibel dalam menghadapi permasalahan yang timbul dalam pekerjaannya.
2.      Money (Dana)
Setiap usaha yang akan berdiri membutuhkan dana yang mencukupi. Dana ini dibutuhkan untuk menjalankan usaha agar berjalan sesuai dengan rencana atau tujuan yang ingin dicapai. Dalam dunia usaha, dana digunakan untuk membiayai operasional perusahaan.
3.      Material (Bahan Baku)
Bahan baku yang digunakan adalah bahan baku yang dibutuhkan untuk menjalankan suatu usaha.dalam menggunakan bahan baku harus efisien dan efektif sesuaidengan kebutuhan usaha, karena pemanfaatan bahan baku yang tidak sesuai dengan kebutuhan dapat menyebabkan kerugian atau kegagalan tujuan usaha yang diinginkan.
4.      Machine (Mesin)
Suatu usaha tidak hanya membutuhkan SDM, dana, dan bahan baku, tetapi juga membutuhkan mesin dalam menjalankan usahanya. Adanya mesin-mesin dapat membantu jalannya usaha. Mesin-mesin produksi dapat memudahkan proses produksi yang dijalankan suatu usaha.
5.      Metodhs (Metode)
Dalam menjalankan suatu usaha, harus ditetapkan cara kerja yang sesuai. Cara kerja dibutuhkan untuk memudahkan dalam mencapai tujuan. Adanya cara kerja yang efektif dan efisien dapat mendukung jalannya proses produksi.
6.      Market (Pasar)
Pasar merupakan tempat menjual atau memasarkan barang dari proses produksi. Suatu produk yang baik dan berkualitas akan mulai memasuki pasar. Produk dapat diterima di pasar jika produk tersebut dapat memenuhi dan memuaskan kebutuhan konsumen. Harga suatu produk akan mempengaruhi suatu produk diminati di pasar atau tidak.


MERANCANG PROSES PRODUKSI USAHA KERAJINAN HIAS LIMBAH

      1.      Ide Produk: Disusun berdasarkan kebutuhan konsumen, dorongan teknologi (kemampuan perusahaan dalam riset dan pengembangan), keuangan, pemasaran, serta personalia.
2.      Seleksi ide produk: seleksi berdasarkan evaluasi kebutuhan konsumen, kemampuan menghasilkan produk, dan keadaan keuangan perusahaan.
3.      Desain awal: mempertimbangkan beberapa tujuan yaitu manfaat produk, fungsi barang, style, keindahan barang dengan melihat keseimbangan biaya, kualitas, dan tampilan produk.
4.      Prototype: Tahap ini dilakukan dengan uji coba kemampuan dan kekuatan produk, kemudian di evaluasi.
5.      Testing: Uji coba fungsi produk, apakah memenuhi syarat atau tidak.
6.      Desain akhir: Produk yang telah melewati tahap testing disempurnakan sesuai dengan hasil uji yang telah dilakukan.
7.      Implementasi: Tahap proses produksi dan pemasarannya.

PROPOSAL USAHA
Proposal usaha merupakan rancangan kerja guna mengerahkan tenaga, pikiran, atau badan untuk mencapai suatu tujuan. Proposal usaha merupakan contoh dari pelaksanaan business plan. Business plan adalah suatu dokumen yang menyatakan keyakinan akan kemampuan sebuah bisnis untuk menjual barang atau jasa dengan menghasilkan keuntungan yang memuaskan dan menarik bagi penyandang. (Alma, Buchari. 2013:219). Beberapa hal yang perlu dicantumkan dan dijelaskan dalam sebuah proposal usaha:
1.      Hasil studi kelayakan usaha
2.      Pemasaran
3.      Penelitian dan pengembangan
4.      Masalah pabrik
5.      Resiko yang dihadapi
6.      Masalah financial, misalnya kebutuhan investasi atau modal, biaya operasional, dan estimasi keuntungan.
7.      Penjadwalan waktu usaha.
Proposal usaha harus memberikan deskripsi yang jelas mengenai usaha yang akan dijalankan, arah proposal usahaakan dibawa, dan cara merealisasikan proposal ke dalam usaha yang nyata. Pada umumnya, proposal terdiri dari sasaran strategi. Sasaran adalah hal-hal yang ingin dicapai perusahaan, sementara strategi adalah arah dan tindakan untuk mencapai sasaran usaha.

FUNGSI & KEGAGALAN PROPOSAL USAHA
Proposal usaha memiliki arti penting bagi wirausaha sebagai pernyataan atau legimitasi calon wirausaha sebagai pemilik dan pemegang inisiatif dalam membuka usaha. Selain itu, proposal usaha berfungsi sebagai:
1.      Wujud perkiraan prospek wirausaha
2.      Tolak ukur dan panduan pelaksanaan kegiatan usaha.
3.      Memberikan gambaran kepada pihak lain tentang profil perusahaan.
4.      Mengundang orang-orang yang berpotensial untuk bergabung dan bekerja sama.
5.      Memperoleh kesempatan untuk mengembangkan usaha
6.      Mengatur pembentukan kerja sama yang saling menguntungkan dengan perusahaan lain, serta mendapatkan calon relasi usaha yang lebih luas.
7.      Dapat memperoleh pinjaman maupun penyertaan modal dari investor, bank, dan pihak potensial lainnya.
8.      Memperjelas sumber-sumber dana pengelolaan usaha karena proposal usaha.

Kegagalan business plan dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor berikut:
1.      Tujuan yang ditetapkan oleh pengusaha kurang masuk akal, pengusaha kurang memiliki tanggung jawab.
2.      Pengusaha tidak memiliki pengalaman dalam perencanaan bisnis.
3.      Pengusaha tidak dapat menangkap ancaman dan kelemahan bisnisnya sendiri.
4.      Konsumen tidak mengharapkan adanya barang/jasa yang ditawarkan oleh perusahaan tersebut.
MEMBUAT PROPOSAL USAHA
Proposal usaha atau business plan dibuat dalam jangka pendek dan jangka panjang. Jangka panjang dapat dibuat untuk tiga tahun. Adapun isi dari proposal usaha yang formal adalah seperti berikut:
a.       Halaman depan: Berisikan nama dan alamat perusahaan, nama orang yang bertanggungjawab yang dapat dihubungi seaktu-waktu.
b.      Daftar isi: Berisikan letak halaman bahasan dengan nomor yang tepat.
c.       Rangkuman eksekutif: Berisikan rangkuman eksekutif atau inti dari perencanaan yang sangat menarik perhatian pembaca.
d.      Penjelasan tentang perusahaan: Mengungkapkan strategi perusahaan dan tim manajemen yang mengelola perusahaan.
e.       Pemasaran: Menyebutkan pasar yang dituju, besar potensi pasar, perkiraan target konsumen.
f.       Barang/jasa yang dihasilkan: Menjelaskan kualitas, kuanttitas, kegunaan, dan keistimewaan barang/jasa yang ditawarkan.
g.      Usaha meningkatkan penjualan: Menjelaskan tentang teknik promosi yang akan digunakan, tenaga penjual yang akan disebar diberbagai daerah.
h.      Permodalan: Mengungkapkan rencana permodalan, neraca pendahuluan, aliran kas, dan pendapatan.
i.        Appendix: Berisikan lampiran berbagai keterangan yang diperlukan untuk melengkapi business plan, seperti akta pendirian usaha, SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan), sertifikat tanah, dll.
Perhatikanlah contoh proposal usaha atau business plan kerjinan dibawah ini.












































































Tidak ada komentar:

Posting Komentar